Tangis Haru Bu Sumarni saat Rumahnya Direhab Pemkot Semarang dan Pramuka

oleh
Ibu Sumarni (70), warga Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur menangis saat Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu menyerahkan hasil program rehab rumah Pemkot Semarang dan Kwarcab Pramuka Kota Semarang. (Foto: Ist)

Sementara, Ketua Kwarcab Pramuka Kota Semarang Adi Tri Hananto menegaskan, tahun ini pihaknya bekerja sama dengan Pemkot Semarang telah berhasil memperbaiki rumah tak layak huni sebanyak 24 rumah. Tahun 2024 nanti, targetnya mampu mencapai 28 rumah warga tak mampu di Kota Semarang.

INFO lain :  Ratusan Napi Lapas Kedungpane Semarang Isolasi Mandiri
INFO lain :  Hasil Autopsi Brigadir Setyo Herlambang Ada Luka Tembak di Dada Menembus Jantung dan Paru

“Kami juga berterima kasih kepada Pemkot Semarang yang memberikan hibah untuk pemugaran rumah tak layak huni tersebut. Ke depan kami akan berusaha lebih keras lagi untuk membantu pemerintah daerah dalam program mensejahterakan masyarakat,” tukasnya. (Ags/Mw)