“Masyarakat juga bagus, tidak terpengaruh oleh kenaikan harga sehingga tidak melakukan panic buying. Penghargaan ini adalah bagi seluruh warga Kota Semarang,” imbuh Mbak Ita.
Diketahui, program Pak Rahman Kota Semarang mengedepankan konsep kolaborasi antara pemangku kepentingan. Antara lain, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dewan Masjid Indonesia (DMI), BUMD Pangan Jawa Tengah, Badan Usaha Milik Petani ( BUMP ) Lumpangsemar Sejahtera, dan mitra-mitra Pak Rahman. (Ags/Mw)











