5. Anak merasa ditolak
Tragedi terbesar bagi seorang anak adalah ditolak karena keaslian dari dirinya dan mengadaptasi versi yang menyenangkan hanya bagi orang tuanya. Penolakan pada usia muda tersebut menabur benih masalah kesehatan mental yang sangat pasti. Bahkan, kesehatan mental seorang anak itu ada yang membutuhkan waktu lama untuk bisa mengobatinya secara perlahan.
6. Menambah kompleks superioritas
Menurut Chopra, terkadang membandingkan anak sendiri dengan orang lain juga dapat membuat seorang anak percaya bahwa ia lebih unggul daripada yang lain. Merampas kerendahan hatinya, dan secara halus menanamkan kesombongan ke dalam kepribadiannya. Akibatnya, jangan membandingkan anak sendiri dengan orang lain dalam sebuah parenting.
Sumber Tempo
















