Pekalongan – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Pekalongan Arif Karyadi meminta masyarakat mewaspadai adanya modus penipuan yang menggunakan nomor palsu dan mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemkot Pekalongan.
Arif menjelaskan akhir-akhir ini banyak beredar pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat di Kota Pekalongan dengan dalih donasi, sehingga masyarakat harus lebih selektif dalam menerima pesan modus penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
“Masyarakat Kota Pekalongan harus lebih selektif dan memahami bahwa pejabat di Kota Pekalongan tidak akan melakukan hal tersebut. Jika hal itu terkait pelaksanaan pekerjaan pasti akan melalui surat resmi,” jelas Arif seusai koordinasi bersama Tim Komunikasi Publik Dinkominfo Kota Pekalongan di Kantin Palmes Kota Pekalongan, Senin Malam (3/4/2023).
Disebutkan Arif, yang membedakan bahwa hal itu hoax atau modus penipuan biasanya ciri-cirinya menggunakan nomor baru dan memakai foto profil pejabat.
“Tetap hati-hati jangan terpengaruh hal-hal seperti itu,” kata Arif.
Belum lama ini, tambah Arif, ada akun WhatsApp yang mengatasnamakan Wali Kota Pekalongan A Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin, Kepala BKPSDM, dan sebagainya adalah tidak benar.
Akun instagram @pemkotpekalongan juga mengonkonfirmasi bahwa akun tersebut adalah modus penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan pejabat di Kota Pekalongan.
“Masyarakat diimbau agar berhati-hati dan tidak langsung percaya terhadap modus penipuan melalui pesan WhatsApp yang mengatasnamakan pejabat di Kota Pekalongan,” tutup Arif Karyadi.
Sumber Antara
















