“Bakteri endofit dapat diformulasi baik cair maupun padat sebagai formula mikroenkapsulan dan nanobiopestisida yang lebih eco-green, membantu tanaman menghadapi stres biotik dan abiotic,” tegasnya.
Dalam orasi ilmiah berjudul “Tantangan dan Potensi Pengembangan Jamur Kultivasi Lokal Sebagai Kandidat Herbal Medicine”, Prof. Nuniek Ina Ratnaningsih mengatakan aplikasi terapan jamur memiliki banyak peluang dan potensi yang sangat besar untuk dapat dikembangkan lebih lanjut, sehingga membuka peluang yang besar dalam kultivasi jamur, membuka lapangan pekerjaan untuk budi daya jamur, hingga dapat didapatkan suatu produk herbal medicine yang relatif aman dan minim efek samping.
“Riset dan pengembangan herbal medicine yang membutuhkan waktu bertahun-tahun, evaluasi dan penilaian yang ketat menjadi tantangan tersendiri agar dapat dihasilkan suatu produk yang dapat dipasarkan dan dikonsumsi dalam skala nasional atau global,” katanya.
Pengukuhan ditandai dengan pengalungan tanda profesor oleh Ketua Senat Unsoed Prof. Mas Yedi Sumaryadi, M.S. didampingi oleh Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc., Agr. kepada masing-masing guru besar yang dikukuhkan.
Sumber Antara
















