APBN 2023 Rp104 triliun masuk Jateng, Ganjar fokus kemandirian pangan-energi

oleh

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengoptimalkan alokasi belanja yang berasal dari APBN 2023 sebesar Rp104 triliun untuk kemandirian pangan dan energi.

“Anggaran itu harus dimaksimalkan pada tercapainya tujuan kemandirian pangan dan energi. Selain itu juga untuk menuntaskan masalah stunting dan kemiskinan agar di 2023 kita punya daya, punya kekuatan, punya sumber yang baik,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Selasa.

Total anggaran Rp104,28 triliun tersebut terdiri dari alokasi belanja lembaga sebesar Rp38,28 triliun dan alokasi anggaran transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp66 triliun.

INFO lain :  Ganjar: 3.800 Pemudik Sudah Masuk Jateng !

Ganjar mengimbau pemerintah kabupaten/kota serta lembaga vertikal yang menerima alokasi agar kompak mengelolanya dengan baik dan penggunaannya bisa dipertanggungjawabkan, terutama menghadapi tahun 2023 yang diprediksi tidak mudah.

“Pesan saya pengelolaan harus governance, eliminasi korupsinya. Menghilangkan 100 persen angka utopis, bukan pesimis tapi kita mau realistis,” ujarnya usai Penyerahan DIPA Petikan dan Petikan Buku Daftar Alokasi TKD Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja.

INFO lain :  Pemprov Jateng Catat,1,8 Juta Pelajar Telah Medapat Suntikan Vaksin

Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan DJPb Taukhid menambahkan, Provinsi Jateng secara simultan menghasilkan pertumbuhan ekonomi dengan tren positif dan mampu tumbuh di atas 5 persen dalam kurun waktu empat triwulan berturut sejak triwulan IV tahun 2021.

INFO lain :  Ini Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Dalam Mobil Xenia Terbakar

“Perkembangan inflasi relatif stabil dibandingkan dengan daerah lain dan mulai menunjukkan penurunan ke level 5,81 persen (year on year) di November dari sebelumnya 6 persen di bulan Oktober 2022,” katanya.

Dirinya berharap dengan angka tersebut, optimisme proses pemulihan ekonomi terus dijaga.

Sumber Antara