Belajar Bersama-sama Maestro Kesenian Lengger Wonosobo

oleh
Tarian lengger menutup kegiatan BBM di Wonosobo, Jawa Tengah.

Lengger adalah istilah yang dipakai untuk menyebutkan sebuah seni pertunjukan rakyat. Arti dari Lengger itu sendiri bervariasi tergantung masyarakat setempat yang merupakan pendukung dari kesenian tersebut, tetapi tetap berangkat dari pola yang sama, yaitu jarwo dhosok (gabungan kata yang mempunyai arti).

Pendapat yang populer di masyarakat mengartikan Lengger berasal dari dua kata yakni “leng” yang berarti lubang sebagai simbol femininitas dan kata “ngger” yang merujuk pada jengger ayam jantan (jago) sebagai lambang maskulinitas.

Di Wonosobo, Lengger dikenal dengan nama Tari Topeng. Hal tersebut karena perpaduan antara kesenian Lengger dan Tari Topeng.

INFO lain :  Polisi Ungkap Otak Pencurian Uang UPK Gemilang Sejahtera Tempuran

Munculnya Tari Topeng Lengger di Wonosobo tak lepas dari hilangnya Lengger Lanang, sehingga diteruskan dengan lahirnya kreasi Lengger Putri yang digagas oleh Sukarsih serta seniman lainnya sebagai penari generasi awal, dan diteruskan hingga Sri Winarti sebagai penari generasi kedua.

Di Banyumas Lengger lebih dikenal dengan sebutan Lengger Lanang karena ditarikan oleh laki-laki yang berdandan seperti perempuan. Masrayakat Banyumas mempercayai kesenian Lengger mengandung nilai kesuburuan.

Lengger merupakan ekspresi estetis kebudayaan Banyumas. Tradisi Lengger telah berlangsung selama ratusan tahun dan lahir dari rahim kaum tani Banyumas, Jawa Tengah, yang konon mengkreasikan Lengger sebagai bagian ritus kesuburan.

INFO lain :  Tebing Tambang Longsor, Penambang Jadi Korban

Lahir maestro Lengger

Pelaksanaan BBM di Wonosobo mencoba membawa pemateri dari Tari Topeng Lengger dan juga Lengger Lanang untuk memperkaya dan memperdalam pengetahuan dan kemampuan menari para peserta terhadap kesenian Lengger.

Selama tujuh hari para peserta digembleng dengan beragam materi seputar Lengger sehingga nantinya diharapkan bisa lahir maestro-maestro Lengger berikutnya.

Peserta mendapat berbagai materi mulai dari materi mengenai Lengger hingga praktik Lengger. Sepanjang proses pembelajaran, peserta di awal diberikan siraman filosofi Lengger dari sang maestro Lengger, Sukarsih dan Sri Winarti serta Rianto.

INFO lain :  Dua Calon PPK Anggota Parpol

Tak hanya itu, para peserta juga langsung melakukan praktik latihan Lengger, seperti latihan Lengger Gambyong, Lengger Sontoloyo, Lengger Sekar Melati, dan Lengger Banyusobo.

Pelaksanaan program BBM juga diisi dengan sarasehan yang membahas mengenai Seni Tradisi Lengger. Sarasehan dihadiri oleh pelaku seni, pamong budaya, guru dan pelatih sanggar tari di Wonosobo.

Para peserta yang hadir berdiskusi mengenai Lengger di masa dulu dan akan datang serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan generasi pecinta seni di Wonosobo.