Terkait dengan vaksinasi dosis ketiga untuk kelompok disabilitas, Yunita mengatakan karena harus menggunakan vaksin Sinopharm, dalam pekan ini akan segera datang pasokan vaksin tersebut. “Harapannya mereka (kelompok disabilitas) juga terlindungi,” katanya.
Menurut dia, masih rendahnya cakupan vaksinasi dosis ketiga tersebut disebabkan masyarakat menganggap sudah aman setelah mendapatkan vaksin dosis kedua. Dalam hal ini, minat masyarakat untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga berbeda dengan ketika ingin memperoleh vaksin dosis pertama dan kedua.
Dia mengaku dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hanya Kabupaten Tegal dan Pemalang yang cakupan vaksinasi dosis keduanya belum mencapai 70 persen. “Harusnya semua kabupaten/kota sudah 70 persen. Untuk Banyumas sudah bagus, bahkan yang dosis ketiga sudah di atas 26 persen,” kata Yunita.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Banyumas Arif Sugiono mengatakan kegiatan vaksinasi dosis ketiga di SMK Negeri 2 Purwokerto diikuti 205 peserta, 97 diantaranya merupakan siswa SMK Negeri 2 Purwokerto.
“Dalam pekan ini, kami akan berupaya untuk menyelesaikan vaksinasi dosis ketiga di sekolah-sekolah,” katanya.
















