Dikutip dari laman resmi BPJT, jalan tol dengan panjang total 27 kilometer ini memiliki dua seksi dan akan memiliki 2 buah simpang susun (SS), yakni SS Sayung, dan SS Demak. Seksi yang lain adalah Semarang/Kaligawe-Sayung sepanjang 10,69 kilometer. Seksi ini ditargetkan selesai konstruksinya pada 2024 mendatang.
Proyek pembangunan tol tanggul laut Semarang-Demak. simpulkpbu.pu.go.id
Kehadiran Jalan Tol Semarang-Demak diharapkan dapat semakin melengkapi konektivitas jaringan jalan tol dan ruas utama di sisi utara Pulau Jawa. Jalan tol tersebut juga akan difungsikan sebagai penahan banjir rob. Sehingga, diharapkan akan semakin mendukung pertumbuhan pusat ekonomi baru di Jawa Tengah.
Untuk dampak negatif terhadap lingkungan dari pembangunan Tol Semarang-Demak, Kementerian PUPR menyatakan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah menyiapkan program relokasi lahan mangrove yang berada di sekitar pembangunan seksi 1 seluas total 46 hektare.
















