Presiden Jokowi Berikan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 Anggota Polri

oleh

Semarang – Tiga anggota Polri menerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi .

Penghargaan ini diberikan karena mereka telah berjasa memajukan dan mengembangkan institusi Polri.

Penghargaan ini menjadi yang tertua dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 48/PK Tahun 2022. Jokowi memberikan bintang jasa itu saat pemimpin upacara Hari Bhayangkara ke-76 di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah.

“Penghargaan kepada anggota Polri yang berjasa besar dengan keberanian, kebijaksanaan, dan ketabahan luar biasa melampaui panggilan kewajiban yang disumbangkan untuk kemajuan dan pengembangan kepolisian atau tidak pernah cacat selama bertugas di kepolisian,” ujar Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono saat membacakan surat keputusan tersebut, Selasa, 5 Juli 2022.

Adapun ketiga anggota Polri yang menerima Bintang Bhayangkara Nararya itu antara lain:

1. Mokhamad Alfian Hidayat, SIK, Komisaris Besar Polisi, Dansat Brimob Polda Sulteng

2. Sri Poniyah, SH, Ajun Komisaris Polisi, Pamin Taud Bagrenmin Slog Polri

3. Ahmad Mustain, Ajun Inspektur Polisi 1, Ps. Paur Watpers Bagsdm Polres Jayapura, Polda Papua

Jokowi ditemani Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terlihat menyematkan bintang jasa tersebut kepada masing-masing anggota.

Penghargaan itu disaksikan oleh mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, serta Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla.

Di Hari Bhayangkara ke-76 itu, Jokowi institusi Polri merupakan upaya pencegahan dalam meminta perawatan dan keamanan di masyarakat. Ia meminta Polri sikap humanis kepada masyarakat.

“Lakukan segala tindakan pemolisian dengan kemanusiaan namun tegas ketika diperlukan. Jadikan penegakan hukum sebagai upaya terakhir,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi Polri harus menegakkan hukum dengan mengikuti prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Ia mewanti-wanti agar Polri bisa membuat masyarakat merasakan keadilan dan kemanfaatan hukum.

Sumber Tempo