Dua Desa di Kudus Alami Longsor Akibat Hujan Deras

oleh

Kudus – Hujan yang terjadi sejak dua hari terakhir dengan intensitas curah hujan sedang hingga lebat mengakibatkan dua desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami bencana tanah longsor serta beberapa pohon tumbang akibat terpaan angin kencang.

“Desa yang mengalami tanah longsor hari ini (12/1), yakni di Desa Japan dan Desa Ternadi (Kecamatan Dawe) setelah terjadi hujan mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 13.45 WIB. Sehari sebelumnya juga turun hujan hingga ada beberapa desa yang dilanda puting beliung,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kudus Budi Waluyo di Kudus, Rabu (12/1/2022).

Sementara pohon tumbang terjadi di tiga titik, yakni di Desa Peganjaran Kecamatan Bae, Desa Besito Kecamatan Gebog, dan Desa Sidorekso (Kecamatan Kaliwungu).

INFO lain :  Wanita Penderita Disabilitas di Jepara Jadi Korban Pemerkosaan Tetangga Sendiri

Peristiwa tanah longsor di Desa Ternadi, kata dia, terjadi di belakang rumah salah satu warga, sedangkan di Desa Japan mengakibatkan akses jalan desa setempat tertutup material longsor.

INFO lain :  156 Warga Binaan Rutan Boyolali Pindah ke Bangunan Baru

Mendapat laporan tersebut, relawan BPBD bersama masyarakat setempat terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi material longsor yang menutupi akses jalan.

Sementara daerah yang rawan longsor, juga sudah diantisipasi dengan diberikan plastik agar air tidak mudah meresap ke dalam tanah.

Untuk pohon tumbang, kata dia, juga sudah dievakuasi agar tidak mengganggu akses jalan warga.

Ia mengingatkan warga Kudus yang berada di kawasan rawan bencana alam untuk waspada dan tetap siaga, mengingat di Kabupaten Kudus terdapat sejumlah desa yang rawan longsor, seperti Desa Rahtawu dan Menawan.

INFO lain :  Produsen Pil Hexymer Dibekuk Polisi Pekalongan

“Masing-masing kepala desa di Kudus juga diminta aktif memonitor wilayahnya serta perlu dijadwalkan kerja bakti untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Misal pembersihan selokan bisa mencegah banjir atau gerusan air juga untuk mencegah tanah longsor,” ujarnya.

Sumber Antara