242 Anak TKI di Malaysia Direpatriasi ke Indonesia

oleh

Jakarta – Konsul RI Tawau Malaysia pada Senin, 12 April 2021, waktu setempat, melepas keberangkatan total 242 alumni pelajar Community Learning Center (CLC) dan Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) yang akan melanjutkan pendidikan di Indonesia.

Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) pada 12 April 2021 bersiap melanjutkan pendidikan di Indonesia. Sumber: dokumen Konsul RI Tawau, Malaysia

Repatriasi ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak Pekerja Migram Indonesia (TKI) yang kebanyakan lahir, besar dan tinggal bersama orang tua mereka yang bekerja di Sabah, Malaysia. Dengan begitu, mereka bisa pulang ke tanah air secara sah dan melanjutkan pendidikannya di Indonesia.

Konsul RI Tawau dalam keterangan menjelaskan program repatriasi pelajar ini, awalnya sempat tertunda gara-gara pandemi Covid-19. Namun demikian, seluruh proses dapat berjalan dengan lancar atas upaya koordinasi dan kerjasama Konsulat RI Tawau dengan instansi terkait, baik di Malaysia maupun di Indonesia.

INFO lain :  Kemendagri Perkuat Pengawasan Internal untuk Cegah Korupsi
INFO lain :  KPK Masih Temukan Masalah dalam Penyaluran Bansos Saat Covid-19

Dalam peserta program repatriasi penerima beasiswa tahap ke-4 ini, ada 102 pelajar laki-laki dan 140 pelajar perempuan. Mereka semua adalah penerima beasiswa pendidikan dari berbagai jalur antara lain Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) sebanyak 196 pelajar, Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADIK) sebanyak 4 pelajar, yayasan/sekolah sebanyak 39 pelajar serta jalur mandiri sebanyak 3 pelajar.

INFO lain :  Muhaimin Iskandar Optimis Maju RI 2

Rencananya para pelajar WNI itu, akan melanjutkan pendidikan di beberapa sekolah mitra yang sudah dipersiapkan, yang tersebar di berbagai wilayah provinsi di Indonesia.

Pada Senin, 12 April 2021, bertempat di Pelabuhan Internasional Tawau-Sabah pukul 09.00 waktu setempat, Konsul RI Tawau, Heni Hamidah, melepas para pelajar itu menuju Indonesia menggunakan 2 kapal ferry dari pelabuhan Tawau menuju pelabuhan Tunontaka Nunukan di Kalimantan Utara, Indonesia.

Setibanya di Indonesia, para pelajar itu akan dikirim menuju sekolah tujuan masing-masing di beberapa provinsi di Indonesia.

Sumber Tempo