Abdul Azis sempat meminta agar diberi ruang dialog selama satu jam untuk membahas persoalan ini. Anggota DPRD Jawa Tengah ini pada intinya meminta agar dibuka ruang kompetisi calon ketua umum.
“Saya usul tetap dibuka ruang kompetisi agar demokrasi hidup, agar yang terpilih adalah ketum yang betul-betul kita harapkan, dengan legitimasi karena terjadi kompetisi,” ujar dia.
Namun, forum Muktamar IX PPP tetap pada persyaratan semula. Akhirnya, hanya Suharso Monoarfa yang memenuhi syarat menjadi calon ketua umum.
Lantaran hanya ada satu calon, forum Muktamar pun secara aklamasi memutuskan Pelaksana tugas Ketua UmumĀ PPPĀ tersebut menjadi ketua umum periode 2020-2025.
Sumber : Tempo
















