UNGARAN – Sebuah tower yang akan digunakan sebagai saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) di desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang roboh.
Robohnya tower tersebut akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda kawasan tersebut, Sabtu (19/12) siang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, kerangka tower mengalami kerusakan akibat benturan.
Kepala Desa Lerep Sumariyadi mengatakan, bahwa tower itu berdiri di lahan kosong dengan ketinggian mencapai 70 meter.
“Sejak berdiri, belum pernah dioperasionalkan,” katanya.
Kejadian itu sontak membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi. Mereka mengaku melihat apa yang terjadi setelah mendengar suara benturan yang keras.
“Saat angin kencang muncul, tahu-tahu terdengar suara keras seperti ada benda yang roboh,” ujar Lutfi, warga setempat.
Setelah dicari-cari ternyata ada tower SUTET yang ambruk.
“Kami dan tetangga mencoba mencari suara apa yang keras itu,” tandasnya. (gar)















