Tanah Amblas, 9 Rumah Rusak

oleh
oleh

CILACAP – Sembilan rumah di Dusun Situ, RT 4/2, Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, rusak akibat bencana tanah amblas.

“Gerakan tanah dipicu hujan lebat yang akhir-akhir ini mendera kawasan ini,” ujar Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap, Tri Komara Sidhy, Selasa (15/12).

Berdasar laporan kepala desa, jelas dia, ada sembilan rumah yang rusak. Sebagian rumah mengalami rusak berat, lainnya sedang.

INFO lain :  RSUD Semarang :  BPJS Nunggak Pembayaran Rp 10,5 Miliar

“Tembok dapur rumah tembok bagian belakang dan samping hampir amblas dan banyak rumah yang retak,” sebutnya.

Sembilan rumah rusak tersebut yakni milik Mukiyat, Tugino, Sudin, Saru, Sayid, Saiman, Sani, Bodong, dan Dirsem. Adapun keluarga yang rumahnya rusak diungsikan ke rumah tetangga yang lebih aman.

INFO lain :  Pasar Klewer Timur Diresmikan

“Kalau dibiarkan bahaya. Jadi kalau ada hujan lebat lebih baik mengungsi,” sebutnya.

Dia mengaku belum mengetahui berapa jumlah warga terdampak tanah amblas tersebut. Hari ini, petugas bersama Pemerintah Desa Karangkemiri melakukan assesment ke lapangan, sekaligus mendata dampak bencana alam tersebut.

Assesment lapangan ini diperlukan untuk menentukan langkah yang akan dilakukan. Selain itu, data-data itu penting sebagai dasar untuk distribusi bantuan.

INFO lain :  Tutup Pintu Masuk Bagi Seluruh WNA

“Kalau jumlah di lingkungan yang terdampak kita belum mengetahui. Makanya hari ini sedang assesment ke lapangan,” terangnya.

Komara menjelaskan, sebagian wilayah Jeruklegi, termasuk Desa Karangkemiri merupakan wilayah perbukitan. Hujan lebat kerap memicu bencana tanah longsor atau gerakan tanah. Karenanya, dia meminta agar warga mewaspadai kemungkinan gerakan tanah susulan.(cip)