“Kami juga terus mengingatkan warga untuk melaksanakan 3M, menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, serta menjaga jarak. Makan bergizi, ditambah madu. Jangan lupa, selalu bersyukur dan bahagia, sehingga memunculkan keinginan berinovasi,” kata Musus.
Ketua TP PKK Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo mengapresiasi inovasi yang dilakukan TP PKK Pati beserta jajarannya itu. Semangat dan energi positif tersebut diharapkan menular pada daerah lainnya, sehingga terus berupaya, pantang menyerah, mengoptimalkan potensi wilayahnya sebaik mungkin. Sehingga dapat memberikan nilai ekonomi bagi warga.
“Pandemi Covid adalah kesempatan atau tantangan untuk melahirkan inovasi luar biasa. Seperti di Kampung Jamu Pati yang awalnya hanya menanam bahan jamu, tapi berinovasi dengan membuat hand sanitizer dari daun sirih. Itu inovasi dan semangat yang luar biasa,” ujarnya.(tia)
















