Sistem Pelayanan Rumah Sakit Perlu Dirombak

oleh
oleh

PATI – Kalangan DPRD Kabupaten Pati mengaku prihatin dengan kualitas pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo setelah naik kelas dari C ke B serta berstatus akreditasi bintang lima.

“Bukannya semakin meningkat justru semakin menurun,” ungkap kata Wakil Ketua I DPRD Pati Joni Kurnianto didampingi Ketua Komisi D Wisnu Wijayanto, Minggu (18/10).

Menurutnya, jika kualitas pelayannya masih buruk, tentunya tidak layak terjadi di RSUD milik pemerintah yang berstatus akreditasi bintang lima.

INFO lain :  Kadin Ditantang Ikut Pulihkan Ekonomi

“Tidak pantas naik kelas jika kualitas pelayannya masih buruk dan belum ada perbaikan secara signifikan,” tegasnya.

Sistem pelayanan di rumah sakit kelas B tersebut, kata dia, perlu dirombak total agar keluhan dari masyarakat tidak terus menerus terjadi.

INFO lain :  Curi Hp Tetangga, Kasnadi dan Roni Diringkus Polsek Kandangserang

Ia mencatat sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan buruknya kualitas pelayanan di rumah sakit pemerintah tersebut.

“Saya sendiri pernah menelpon RSUD RAA Soewondo Pati dari pukul 12.00 WIB dan baru direspons pada pukul 22.00 WIB,” bebernya.

Adapun pelayanan yang paling dikeluhkan, yakni terkait pelayanan rujukan yang sering kali lambat dalam merespons ketika ada pasien dari Puskesmas atau rumah sakit kelas C yang akan dirujuk.

INFO lain :  Investasi di Jateng Triwulan III 2021 Capai Rp38,1 Triliun

“Karena lama dalam merespons, bahkan ada yang tidak direspons RSUD RAA Soewondo akhirnya pasien dirujuk ke rumah sakit di Kudus. Padahal, direktur RSUD Kayen ketika hendak merujuk pasiennya pernah menelpon sendiri ke RSUD Soewondo dan tidak direspons,” tandasnya. (ita)