PEKALONGAN – Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko mengatakan siap melakukan pengamanan Pilkada 2020 di daerah tersebut.
Sebagai persiapan sudah dilakukan sejumlah simulasi. Terbaru, dilakukan simulasi dengan melibatkan 185 personil dari semua jajaran.
Menurutnya simulasi digelar sebagai kesiapan personil untuk mengamankan jalannya pelaksanaan Pemilu serentak pada tahun 2020.
“Simulasi kita lakukan untuk melihat kemampuan personil dalam menghadapi berbagai bentuk simulasi dilapangan. Kami harap simulasi ini tidak terjadi sungguhan dalam pelaksanaan pemilu nantinya,” ucap AKBP Aris, Rabu (26/8).
Dalam mengendalikan massa terdapat beberapa tahapan yang dilalui, mulai dari tindakan preventif dengan menurunkan tim negosiator, hingga menggunakan peralatan pemecah massa seperti gas air mata maupun water canon yang harus sesuai dengan Standart Operational Procedur (SOP).
Dikatakan Kapolres, dalam pengamanan pemilu pihaknya akan mengedepankan sikap preventif terhadap pengunjuk rasa. Meskipun begitu ia mengajak semua calon dan relawan untuk tetap bisa menjaga situasi di Kabupaten Pekalongan agar tetap kondusif.
“Sejak awal tahapan Pemilu 2020, Polres Pekalongan selalu jalin sinergitas dengan stakeholder dan berbagai pihak untuk mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan sejuk diwilayah Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Lebih lanjut Kapolres menambahkan, Pilkada tahun ini merupakan Pemilu yang memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena pertama kali dilaksanakan ditengah adanya masalah pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia khususnya wilayah Kabupaten Pekalongan. (eka)
















