Perlu Perbanyak Tes Usap Massal

oleh
oleh

BANYUMAS – Bupati Banyumas Achmad Husein menyatakan, penanganan virus corona jenis baru (Covid-19) membutuhkan penanganan serius melalui tes usap secara massal dan masif. Sebab, cukup banyak warga dengan status orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 di daerah itu.

“Setelah tujuh hari tidak ada penambahan, muncul satu orang yang dinyatakan positif warga Desa Randegan, Kecamatan Wangon. Sebenarnya ada dua, tapi yang satu orang ber-KTP luar Banyumas,” ujarnya, Jumat (3/7).

INFO lain :  Polresta Banyumas Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan Libatkan Anak-anak

Dia mengatakan warga Desa Randegan itu diketahui positif Covid-19 pada 1 Juli 2020 setelah menjalani tes usap untuk keperluan persyaratan kerja. Orang tersebut tidak mengalami gejala-gejala yang mengarah ke corona. “Oleh karena itu, kami semakin yakin (kalau, red.) sebenarnya OTG itu banyak,” sebutnya.

Menurutnya, tes usap secara massal dan masif cara menyelesaikan permasalahan OTG tersebut. Terkait dengan hal itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto dalam 20 hari ke depan menggelar tes usap secara massal, dimulai Rabu (1/7) untuk mengambil 4.000 sampel.

INFO lain :  ​Pencuri Motor Beraksi di Masjid Tawangsari Sukoharjo

“Kemarin sudah dilakukan untuk ASN dan DPRD sebanyak 170 orang. Setelah itu, akan ada tes secara masif lagi untuk 10.000 orang,” sebutnya.

INFO lain :  Sering Dimintai Uang, G Aniaya Oknum LSM dan Isterinya

Kepala Desa Randegan, Sarman mengatakan, kedua warga tersebut tinggal di daerah RW 5 dan RW 11 desa setempat. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi protokol kesehatan.

“Harus tetap memakai masker, jaga jarak dan jangan kumpul-kumpul dan sering mencuci tangan. Dengan keterbatasan tenaga dan kemampuan, kami berupaya menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.(mht)