BANJARNEGARA – Pemkab Banjarnegara memastikan program infrastruktur pembangunan jalan di wilayah setempat terus berjalan.
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp183 miliar lebih untuk pembangunan infrastruktur daerah.
“Memang kita telah melakukan relokasi anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun sisa anggaran sangat mencukupi untuk melanjutkan program infrastruktur prioritas,” ujarnya, Rabu (10/6).
Dia menyebutkan, anggaran infrastruktur dipangkas sekitar Rp57 miliar untuk penanganan Covid-19 di wilayah Banjarnegara.
Bupati mengatakan program infrastruktur terutama pembangunan jalan merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Banjarnegara guna mendukung mobilitas warga setempat dan meningkatkan perekonomian lokal.
“Kami berharap akses jalan yang memadai akan terus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan warga,” terangnya.
Hingga saat ini terdapat 40 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarnegara.
Dari 40 kasus tersebut 29 orang dinyatakan sembuh dan 11 orang lainnya masih dalam perawatan. Selain itu ada 17 orang yang hasil rapid test atau tes cepatnya reaktif dan sedang menunggu hasil tes SWAB untuk mengetahui apakah positif Covid-19 atau tidak.
Bupati menambahkan pihaknya akan selalu menginformasikan mengenai perkembangan kasus Covid-19 di daerah setempat secara berkala agar masyarakat dapat mengetahui kondisi terkini.
“Harapannya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait Covid-19 dan agar masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya.
Bupati juga mengingatkan agar warga selalu menggunakan masker bila ke luar rumah, rutin melakukan cuci tangan pakai sabun dan air mengalir.
“Termasuk selalu menjaga jarak fisik, dan tidak berkerumun,” tandasnya.(mht)
















