FILIPINA – Juara dunia kelas welter super WBA Manny Pacquiao membantah pernyataan promotor Bob Arum bahwa dia bermaksud mencalonkan diri sebagai presiden Filipina pada 2022.
Pacquiao mengaku tidak pernah mengatakan ingin jadi presiden dalam pembicaraan dengan CEO Top Rank tersebut.
Sebelumnya, dalam wawancara video dengan presiden WBC Mauricio Sulaiman, Arum mengklaim bahwa Pacquiao tidak hanya memberitahu tentang niatnya maju dalam pemilihan presiden. Tetapi juga memintanya untuk datang Manila saat pelantikan ketika dia terpilih sebagai presiden.
“Saya pikir, presiden pertama dari seorang petinju adalah Manny Pacquiao. Dia memberi tahu saya. Saya melakukan panggilan zoom dengannya, Pacquiao bilang, Bob saya akan mencalonkan presiden pada 2022. Dan jika saya menang, saya ingin Anda hadir pada pelantikan saya,” kata Bob Arum sebagaimana dilansir dari surat kabar Inggris The Sun, Senin (8/6).
Namun, Pacquiao mengeluarkan pernyataan kepada media lokal di Filipina yang membantah bahwa dia pernah membahas politik dengan promotor veteran itu.
“Sejauh yang saya tahu, kami tidak pernah berbicara tentang politik. Terakhir kali kami berbicara di zoom, Bob membahas kemungkinan jadwal pertarungan, tetapi tidak pernah tentang politik. Diskusi kami adalah tentang tinju, ” ucap Pacquiao seperti dikutip The Manila Times, Selasa (9/6).
“Ini bukan saatnya untuk politik. Negara ini memiliki begitu banyak masalah, yang dibutuhkan adalah persatuan dan kerja sama untuk mengurangi kesulitan rekan senegara,” ucap Pacman, julukannya.
“Kita perlu bersatu. Mari bersatu sehingga kita dapat membantu rekan senegara kita. Banyak yang telah kehilangan pekerjaan mereka, terutama pekerja Filipina di luar negeri. Politik bukanlah yang kita butuhkan sekarang,” imbuhnya.
Pacquiao yang juga merupakan senator di Filipina, setahun yang lalu menyatakan bahwa dia tidak berencana mencalonkan diri sebagai presiden pada 2022. Sebaliknya, Pacquiao mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin membentuk partai politiknya sendiri.
Saat ini, Pacquiao masih berstatus juara. Dia merebut gelar kelas welter WBA, Juli 2019 dengan mengalahkan Keith Thurman. Pandemi Covid-19 membuat jadwalnya untuk mempertahankan gelar tertunda.
Sumber : Jawapos
















