PATI – Pemkab Pati segera menggelar operasi pasar gula pasir. Langkah ini dilakukan untuk menekan lonjakan harga gula di daerah tersebut.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, sebanyak 243 ton gula pasir untuk menstabilkan harga jual yang naik cukup tinggi saat ini. “Gula pasir yang akan disediakan di antaranya dari Perum Bulog sebanyak 15 ton, Pabrik Gula Trangkil 200 ton dan Pabrik Gula Pakis sejumlah 28 ton,” ujarnya, Jumat (3/4).
Menurut Haryanto, teknis pelaksanaannya, akan dirapatkan kembali oleh tim sehingga tidak ada yang berdesak-desakan dan tetap menjaga “physical distancing”. “Berdasarkan hasil rapat sebelumnya, secara umum kebutuhan bahan pokok yang ada di Kabupaten Pati saat ini lebih dari cukup,” terangnya.
Khusus pasokan beras, jelasnya, cukup untuk memenuhi kebutuhan sampai dengan enam bulan yang akan datang, belum termasuk hasil panen petani pada saat ini yang tengah berlangsung.
Haryanto juga mengungkapkan bahwa kebutuhan bahan pokok yang lain juga masih tersedia cukup dengan harga yang masih terkendali.
“Komoditas yang menjadi sorotan, yakni kenaikan bahan pokok gula pasir yang saat ini harganya meningkat dibandingkan dengan yang lain,” tandasnya. (mht)
















