MAGELANG – Dua penambang galian golongan C di lereng Gunung Merapi di eks-Dusun Ngori, Desa Kemiren, Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tewas tertimpa longsor.
Dua penambang tersebut, yakni Sehono (40) warga Duluduwur dan Mahmudin (25) warga Sabrang Kodil, Desa Ngropoh, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo.
Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso menjelaskan, dua penambang manual tersebut tewas tertimpa material longsoran tebing setinggi 10 meter. “Teman-temannya berhasil menyelamatkan diri,” katanya, Minggu (23/2).
Kapolres menerangkan, saat kejadian di lokasi ada sekitar empat hingga lima orang.
“Kemudian, yang lainnya bisa melarikan diri, sedangkan kedua korban tersebut tertimbun longsor,” sebutnya.
Korban, kata Kapolres, mengalami luka di kepala belakang dan tertimbun. Kemudian secepatnya korban dievakuasi teman-temannya terus dibawa ke rumah sakit.
“Tetapi di TKPĀ sudah meninggal dunia dengan luka-luka di kepala bagian belakang,” bebernya.
Sebelumnya pada Jumat (21/2) pihaknya telah menyampaikan sosialisasi dan memasang spanduk perihal larangan melakukan penambangan karena lokasinya berbahaya.
“Imbauan kami melalui spanduk-spanduk tersebut tidak dihiraukan oleh mereka dan kemungkinan mereka juga mencari sesuap nasi sehingga kami sangat menyayangkan hal ini,” tukasnya.(mht)
















