SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah memperkirakan Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Triwulan I-2020 mengalami kenaikan dibandingkan triwulan sebelumnya.
Hal ini ditandai dengan besaran indeks di atas 100 yakni 103,24 namun tidak seoptimis triwulan ini.
Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, peningkatan terutama disebabkan oleh optimisme rumah tangga untuk memperoleh pendapatan yang lebih tinggi yang ditunjukkan dengan angka indeks sebesar 109,63.
“Sementara itu, rumah tangga menyatakan belum akan melakukan pembelian barang tahan lama, maupun melakukan rekreasi, dan pesta/hajatan pada periode mendatang. Akibatnya komponen pembentuk ITK ini akan mengalami penurunan seperti ditunjukkan oleh indeks pembelian barang tahan lama, rekreasi, dan pesta/hajatan sebesar 92,03,” katanya, Senin (17/2).
Sementara itu, ITK Jawa Tengah pada triwulan IV-2019 sebesar 106,48 yang berarti bahwa rumah tangga menilai terjadi peningkatan kondisi ekonomi dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.
Hal yang mendorong peningkatan ini antara lain karena meningkatnya pendapatan dengan indeks 105,60 dan volume konsumsi barang/jasa dengan indeks 107,21.
Sementara itu, kenaikan harga-harga yang cukup terkendali juga tidak berpengaruh terhadap total pengeluaran rumah tangga yang tergambar dari indeks 107,54.(mht)















