SOLO – Seluruh pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta serta fraksi PDIP DPRD Surakarta bedhol deso ke Jakarta, Senin (3/2). Mereka diundang DPP PDIP untuk mengikuti konsolidasi internal.
Meski demikian tidak ada satupun kader yang mengetahui undangan DPP PDI-P. Apakah terkait rekomendasi calon Walikota Solo. Mereka berangkat bersama-sama menuju Bandara Adi Soemarmo. Total ada 36 kader yang diundang ke kantor DPP PDIP.
Sekretaris DPC PDI-P Surakarta, Teguh Prakosa, mengatakan undangan untuk seluruh pengurus DPC dan juga seluruh fraksi. “Hanya satu yang absen Dyah karena hamil sudah 8 bulan. Kita mintakan surat izin dokter,” ujarnya.
Undangan dari DPP PDIP, kata Teguh, telah mereka terima sejak Jumat (31/1). Dia pun memperkirakan konsolidasi dilakukan terkait Pilkada Solo.
“Tapi kepastiannya, kita belum tahu. Karena dalam undangan hanya konsolidasi internal,” sebutnya.
Teguh juga menegaskan DPC PDIP Surakarta selama ini sudah melaksanakan tugas sesuai Peraturan PDIP nomor 24 tahun 2017 terkait penjaringan tertutup calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.
“Kami selama ini hanya melaksanakan peraturan partai Nomor 24 Tahun 2017,” terangnya.
Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak mengetahui acara pemanggilan DPP, mengaku juga tidak mengetahui. “Pokoknya Pengurus DPC dan seluruh fraksi dipanggil DPP,” katanya.
Ditanya soal kemungkinan rekomendasi diumumkan dalam pertemuan siang nanti, Rudy mengaku tidak mengetahui.
“Nanti kalau sudah selesai kita baru tahu. Akan saya sampaikan secara terbuka semuanya,” tandasnya. (mht)















