Kepala Desa Harus Pahami Tupoksi

oleh
oleh

BATANG – Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, Kepala Desa adalah sebagai garda terdepan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Aparatur Desa diharapkan dapat memahami tupoksi pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.

“Di zaman keterbukaan ini, pengawasan semakin ketat dan tidak saja oleh lembaga pemerintahan tapi juga masyarakat, sehingga semua persoalan pada tingkat kebijakan dan administrasi harus benar-benar menjadi perhatian,” ujarnya, Jumat (13/12).
Dia menambahkan, dalam upaya mewujudkan dan membentuk kualitas sumber daya manusia yang profesionalisme bagi Aparatur Pemerintah Desa, perlu dilakukan pembinaan. Salah satunya melalui pelatihan yang mengarah pada pengetahuan, kepribadian, terampil dan bertanggung jawab yang sesuai dengan regulasi.
“Saya apresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat yang telah menggelar diklat sebagai penguatan penjiwaan tentang kepemimpinan yang bersih bermartabat dan berintegritas,” imbuhnya.
Wabup berharap setelah mengikuti bimtek tersebut sebagai pemimpin Desa harus membangun komitmen bersama untuk melakukan yang terbaik dalam penyelenggaraan Pemerintah ditingkat Desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif demi kesejahteraan warga.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Batang Agung Wisnu Barata mengatakan, kegiatan diklat Pemerintah Desa bisa menjadi kurikulum sebagai program unggulan.
“Diklat Pemerintah Desa bagi Kepala Desa belum dilakukan oleh Kabupaten lain yang belum melembagakan kegiatan tersebut, Sehingga kedepan harus di buatkan Surat Keputusan Bupati yang mewajibkan Kades terpilih ikut diklat secara berkala,” terangnya.
Sementara Kepala Desa Kluwih, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang Dasro mengungkapkan, banyak ilmu yang dapat diperoleh dari aturan Pemerintah sampai dengan wawasan kedisiplinan.
“Banyak ilmu yang kami dapatkan untuk bekal dalam memimpin Desa, walaupun saya sudah dua kali menjabat tapi penting kami dapatkan untuk diimplentasikan untuk kesejahteraan warga kami,” tandasnya. (mht)

INFO lain :  Meski Punya Hutang, Kades Diancam untuk Tidak Main-Main dengan Dana Desa