Ini Kata Mbak Mirna dan Mbak Ita Usai Lokalisasi GBL Ditutup

oleh
oleh

SEMARANG – Lokalisasi Gambilangu atau dikenal dengan GBL yang berada di perbatasan Semarang-Kendal, resmi ditutup.

Bupati Kendal Mirna Annisa megatakan, area eks Lokalisasi Gambilangu ini bisa dijadikan pusat kuliner.
“Misal jadi kawasan kuliner, home stay tanpa prostitusi,” ujarnya, Selasa (19/11).
Meski demikian, kata Mirna, kepastiannya masih menunggu kajian yang komprehensif.
“Yang jelas, harus dikaji dahulu,” tegaanya.
Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengungkapkan ada Tim Sembilan yang dibentuk untuk mengkaji penggunaan area eks lokalisasi Gambilangu.
“Ada Tim Sembilan yang akan mengkaji. Tempat ini strategis, akan dikaji akan dibuat seperti apa,” ujarnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang Muthohar mengatakan penutupan lokalisasi GBL merupakan hasil koordinasi dua daerah yakni Kendal dan Kota Semarang yang sepakat menutup lokalisasi.
Dalam acara penutupan juga diserahkan bantuan dana sosial dan tali asih ke WPS yang dipulangkan dari Kementrian Sosial (Kemensos) melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Yayasan At Tauhid Kota Semarang.
Ketua Yayasan Rehabilitasi At Tauhid Singgih Yongki Nugroho mengungkapkan masing-masing WPS akan mendapatkan dana bantuan sosial melalui rekening sebesar Rp6 juta per orang.(mht)

INFO lain :  Mayat Wanita Tanpa Baju Gegerkan Warga Kota Tegal