Tegal – Empat warga Tegal, dipastikan masih berada di Wamena, paska kerusuhan di Papua. Pemerintah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sedang upaya memulangkan mereka.
Hal itu disampaikan Bupati Tegal, Hj Umi Azizah dikantornya, Senin (7/10/2019).
“Dua orang sudah pulang ke Tegal dan tinggal empat orang lagi sedang kita upayakan agar mereka pulang ke Tegal. Dinsos sedang upayakan secepatnya,” Tutur Hj Umi Azizah.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal, Dra Nurhayati MM dikantornya mengatakan, Dinsos diperintahkan oleh Bupati Tegal untuk memfasilitasi pemulangan semua warga Kabupaten Tegal yang ada di Jayapura. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah.
Dua orang yang sudah pulang ke Tegal, pedagang martabak Solihin (46) dan Tresno (35) warga Yamansari, Kecamatan Lebakisu, Kabupaten Tegal, Sabtu (5/10/2019), telah diberi santunan dari Pemkab Tegal, masing-masing sebesar Rp 1.500.000.
Disebutkan informasi awal warga Tegal yang tersisa ada tiga orang,
Miyono (51) warga RT 003 RW 03 Prupuk Selatan Kecamatan Margasari, Nawang Wulan Purnamawati (31) warga RT 01 RW 07, Slawi Kulon dan Prasojo Gito (33) warga RT 05 RW 01 Slawi Wetan.
“Informasi terbaru ada tambahan lagi satu orang yakni Cahyono warga RT 03 RW 05 Desa Pakulaut, Margasari Kabupaten Tegal,” kata Nurhayati.
Hasil komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Jateng, penanganan terkait pemulangan warga bisa langsung oleh Kabupaten/Kota.
“Hari ini kita sedang mencari tiket pesawat untuk mereka. Prinsipnya kita siap menjemput kedatangan mereka, baik melalui Semarang maupun Jakarta,” tegas Nurhayati.
Enam orang warga Tegal yang terdampak rusuh Wamena akan mendapat bantuan masing-masing sebesar Rp 6.500.000 per orang.
(nih)















