Tegal – Pasca mobil dinasnya dibakar oleh orang tak dikenal, Bupati Tegal Hj Umi Azizah beraktifitas seperti biasa tanpa pengamanan khusus.
Umi Azizah mengatakan, pihaknya sudah mendapat titik terang terkait kasus pembakaran mobil dinasnya. Namun, Umi enggan mengungkap sejauh mana perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Tegal. Umi juga tidak mencurigai siapapun yang melakukan pembakaran.
Menurut bupati kasus tersebut menjadi hikmah karena pengamanan saat acara festival di Tembok Luwung Banjaran, Adiwerna. Bupati mengaku kemarin memang cukup longgar keamanannya hingga peristiwa pembakaran terjadi.
“Waspada itu harus, artinya peristiwa ini menjadi hikmah dan pelajaran bagi saya, kemarin memang terlalu longgar keamananny,” tutur bupati Umi.
Namun demikian Umi Azizah menyatakan tetap waspada meski tidak ada peningkatan pengamanan yang melekat.
Ditemui di rumah dinas Senin (26/8/2019) pagi sebelum berangkat ke kantor Pemerintah Kabupaten Tegal, Bupati Hj Umi Azizah merasa nyaman tidak terpengaruh atas kejadian teror.
Aktifitas Bupati Tegal normal seperti biasa tanpa pengamanan khusus baik pada Bupati maupun di rumah dinas.
Saat ditanya ada pihak yang dicurigai.
“Saya belum tahu, nanti nunggu penyelidikan Pak Kapolres,” tutur Umi.
Bupati masih menunggu perkembangan penyeledikan dari Polres Tegal.
Untuk aktifitas saat ini Bupati Tegal menggunakan mobil dinas lain Kijang Inova warna silver G 9505 TP.
(nin)
















