Magelang jadi Magnetnya Wisata Jateng

oleh

Magelang – Kabupaten Magelang menjadi mesin penggerak pariwisata di destinasi branding Joglosemar (Jogja, Solo, dan Semarang). Tahun ini ditargetkan mencapai 2 juta wisman.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso mengatakan target sebesar 10% dari target nasional pada 2020 sebesar 20 juta wisman.

“Dari 2 juta wisman tersebut, 500.000 wisman di antaranya datang ke Candi Borobudur sebagai ikon pariwisata nasional serta destinasi pariwisata super prioritas,” ujarnya, 12 Juli.

INFO lain :  Seorang Staf Positif Corona, Kantor Dinas Penanaman Modal Magelang Tutup

Magelang berada di episentrum atau pusat destinasi Joglosemar sangat diuntungkan karena dikunjungi wisatawan (wisman dan wisnus) dari tiga arah; Semarang, Jogja, dan Solo. Ketiga kota itu masing-masing didukung infrastruktur bandara internasional.

“Pariwisata Magelang didukung unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) yang memadai sehingga menjadi destinasi andalan di Joglosemar,” kata Iwan.

INFO lain :  Hujan Abu Merapi Guyur Sejumlah Desa di Kabupaten Magelang

Tak hanya wisata atraksi budaya, alam, dan buatan, dua atraksi sports tourism Borobudur Marathon dan MesaStalia Peak Challange setiap tahun juga mendatangkan banyak wisman. Borobudur Marathon bahkan telah masuk Top-10 dalam 100 Calender of Event (COE), sedangkan MesaStalia Peak Challenge memasuki tahun ke-9 yang tahun ini bernama MesaStila100.

Karo Komblik Kemenpar Guntur Sakti meminta, Magelang menjadi destinasi pertama yang menjual experience tourism dengan memperkuat story telling pada porfopolio bisnis pariwisatanya (culture, nature, dan manmade).

INFO lain :  Udinus Semarang Raih Akreditasi Unggul

“Magelang yang memiliki 5 gunung, 15 candi, dan 210 daya tarik wisata petualangan tentunya menjadi ladang yang menarik untuk story telling. Wisatawan akan dibuat penasaran untuk mendapatkan pengalaman atau experience tourism ketika berkunjung ke Magelang,” terangnya. (rio/red)