
Kondisi di salah satu bagian Waduk Tempuran di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota.
BLORA, INFOPLUS.ID-Indahnya pemandangan di kawasan Waduk Tempuran yang terletak di Desa Tempuran, Kecamatan Blora Kota bisa dikatakan pudar. Hal itu lantaran air baku di waduk tersebut mengalami kekeringan serius dan krisis air. Lebih ironis, kondisi yang ada hingga saat ini air yang masih ada saat ini, hanya sebatas untuk pembasahan dasar waduk.
Pantauan di lokasi waduk berjarak sekitar 9,6 kilometer utara Kota Blora, Senin (8/7/2019), keadaannya benar-benar memprihatinkan. Badan waduk sayap timur kering total dan ditumbuhi rumput.
Sementara badan waduk sayap barat, airnya semakin kritis, selain dampak musim kemarau (kering), pintu air harus dibuka untuk pengairan lahan-lahan pertanian masyarakat di sekitar waduk.
Operator Waduk Tempuran, Giyono, saat dikonfirmasi wartawan mengakuinya air baku waduk yang dikelolanya semakin kritis dengan cadangan air saat ini tinggal sekitar 25.000 M3 sampai 35.000 M3. “Ya, volume air waduknya memang semakin berkurang,” kata dia.(dit/rio).
Waduk Tempuran Blora Alami Kekeringan
















