Tegal – Akhmad Umar (26) warga RT 17 RW 05 Nomor 8 Desa Kajen, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menyulap limbah sampah plastik menjadi karya lukis.
Pria lulusan MTS itu mengaku mulai berkarya dari lukis dari bahan baku limbah sejak tahun 2016. Saat itu teknik media sampah plastik di klinting lalu ditempel. Teknik tersebut menurut Umar kurang beruntung karena jarang yang minat hingga putuskan untuk berhenti.
Mulai saat ini, Umar mengubah tekniknya dari klinting menjadi gunting dan tempel.
“Berawal dari sebuah keresahan warga di lingkungannya dengan banyaknya sampah yang kian hari kian menumpuk. Apalagi sampah plastik yang susah terurai di tanah. Dari pada kita hanya teriak kampanye tapi tidak bergerak kan sama saja bohong. Jadi sebagai anak muda kita berkarya siapa tau bisa diterima,” tutur Umar saat ditemui di kediamannya, Minggu (30/6/2019).

Umar mengaku belajar teknik pengolahan limbah plastik menjadi lukisan itu secara otodidak. Proses pembuatan dari foto yang akan dijadikan lukisan diprint dan kemudian disket serta dicopy menjadi dua lembar.
“Yang satu menempelkan pada sket dan satunya untuk ditempelkan dengan lem kemedia lukis,” tutur Umar.
Pembutan lukisan memakan waktu 3 hingga 4 hari dengan ukuran 48×58 cm dihargai mulai Rp 300 hingga Rp 400 ribu tergantung kerumitannya.
Tokoh nasional yang pernah dibikin seperti Jokowi, BJ Habibi, Menteri Susi, Walikota Surabaya Risma dan tokoh lainnya.(nin)















