Polres Salatiga Gelar Razia Pelajar Bolos Sekolah

oleh
Petugas Sat Sabhara Polres Salatiga melaksanakan giat patroli zona yang diprioritaskan di wilayah perbatasan Kota Salatiga dengan Kabupaten Semarang.
Petugas Sat Sabhara Polres Salatiga melaksanakan giat patroli zona yang diprioritaskan di wilayah perbatasan Kota Salatiga dengan Kabupaten Semarang.

SALATIGA-Satuan Sabhara Polres Salatiga melakukan razia gabungan pelajar yang bolos saat jam belajar sekolah, Senin (4/2). Hasilnya, dua pelajar berseragam sekolah diamankan dan diberi pembinaan. Hal itu juga menjadi upaya untuk mencegah terjadinya aksi tindak kejahatan yang melibatkan pelajar.

Giat Patroli Zona yang dilaksanakan petugas Sat Sabhara Polres Salatiga ini diprioritaskan di wilayah perbatasan Kota Salatiga dengan Kabupaten Semarang.

Tim Patroli Zona Sat Sabhara Polres salatiga yang dipimpin oleh Bripka Hendrik Prasetyo. Dalam giat patroli sambang menendapat i pelajar Mts Yasinta Cabean Sidomukti. Dalam kegiatan patroli sambang ini didapati pelajar bernama Joko dengan Roy mengakui saat ini membolos dengan alasan mencari hiburan.

INFO lain :  61 Napi Rutan Batang Pindahan ke Nusakambangan
INFO lain :  Tol Semarang-Batang Diresmikan 20 Desember, 11 Stand Rest Area Disiapkan

Namun anggota patroli Bripka Roni wijaya dengan tegas menegur kedua pelajar dengan memberikan hukuman agar jera dengan tindakan push up di tempat. Kegiatan patroli menekankan tindak kriminalitas diwilayah Argomulyo.

Anggota patrol juga memeriksa barang yang dibawa para pelajar untuk mengantisipasi adanya senjata tajam (sajam) maupun lainnya yang dapat digunakan sebagai alat tawuran antar pelajar.  Dengan ini patroli zona memberikan situasi yang aman di wilayah hukum Polres Salatiga.

INFO lain :  UMK Jateng Tahun 2019, Ini Daftar Lengkapnya dan Perbandingannya dengan Tahun 2018

Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSI melalui Kasat Sabhara Polres Salatiga AKP Hari Slamet Trianto menyampaikan, bahwa untuk menjaga para pelajar agar jera tidak melakukan bolos sekolah dan tawuran maka kami setiap jam pelajar.

“Giat patroli kami intensifkan untuk melakukan operasi dimana pelajar yang kami jumpai pada jam-jam pelajar. Petugas kami langsung melakukan tindakan dan diberikan pembinaan. Selanjutnya, kami tanyai untuk kemudian diserahkan kepada sekolah masing masing,” terang dia.(tbr)