​Nonton Film Keluarga Cemara di Semarang, Walikota Ajak Bangun Keluarga

oleh

Semarang – Film Keluarga Cemara yang tengah booming di tanah air dimanfaatkan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi dengan mengajak sejumlah warganya nonton bersama. 
Hendrar Prihadi menyasikan Film Keluarga Cemara di bioskop XXI DP Mall, bersama sejumlah driver ojek online dan anak-anak panti asuhan, Jalan Pemuda, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (31/1/2019).

Hendi, panggilan akrabnya hadir menonton ditrmani sang istri Krisseptiana dan putrinya Marsanda Dara Syariendrar.

Hendi mengaku, menurutnya terdapat benang merah bahwa hidup bermasyarakat juga harus melihat hal-hal yang bersifat hubungan sosial.

INFO lain :  Ganjar: Bubarkan Kerumunan Lebih 3 Orang!

“Saya yang senang menonton. Istri saya yang nggak suka (menonton),” katanya saat diwawancarai bersama wartawan sebagaimana dikutip semarang.go.id.

Dikatannya, sesibuk apapun orang tua bekerja, mereka seharusnya meluangkan waktu untuk keluarganya, khususnya anak.

“Bekerja atau kegiatan kita dan apa pun itu, kita harus  bisa menyempatkan kumpul bareng dengan keluarga, jadi quality time. Bisa nonton, makan atau hanya lihat air mancur menari di Banjir Kanal Barat. Tergantung duitnya yang nawarin,dan sekarang di semarang banyak hiburan dan wisata gratis ” ujarnya.

INFO lain :  RPH di Jateng Didorong Miliki Nomor Kontrol Veteriner

Terkait Film Keluarga Cemara, Hendi tak ingin memberi spoiler terlalu banyak. Menurutnya, film itu mengajarkan banyak hal tentang kehidupan.

“Semua bertujuan membangun kebersamaan di dalam keluarga. Di dalam filmnya disebutkan harta yang paling berharga, adalah keluarga, kan begitu,” tandasnya.

INFO lain :  Heli MI-17 yang Jatuh di Kendal Tengah Jalankan Misi

Tampak Hendi dan penonton lain antusias menyaksikan film drama Indonesia adaptasi novel karya Arswendo Atmowiloto itu.

Film Keluarga Cemara ini merupakan remake dari sinetron yang sebelumnya pernah tayang di RCTI pada tahun 1996 hingga 2004.

Sinetron Keluarga Cemara yang populer di masanya tersebut, diproduksi ulang oleh Visinema Pictures bekerjasama dengan Kaskus dan Ideosource menjadi film layar lebar.

(dit)