Tegal – Masyarakat Kota Kota Tegal Jawa Tengah dan sekitarnya diminta untuk tetap tenang menghadapi terkait harga beras yang sempat naik diawal Tahun 2019.
“Bulog mengantisipasi kondisi harga beras yang sempat naik sedikit, di awal tahun ini dan diharapkan harga bisa stabil. Beras medium ini dijual HET sebesar Rp 9.000 ribu per kg. Stock tersimpan ada sekitar 30 ribu ton, jadi kecukupan beras di kota Tegal dan sekitarmya mampu sampe setahun,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tegal, Khaerul Huda usai melepas kendaraan membawa pasokan dan stabilisasi harga beras medium 2019 di Gudang Bulog Mujungagung, Kramat Kabuparten Tegal, Kamis (3/12/2019).
Seremoni pelepasan beras cadangan Pemerintah dilepas juga oleh Kepala sub divre Pekalongan, Rasiwan untuk disalurkan melalui penjualan di pasar-pasar khusus Kota Tegal, Jawa Tengah di Pasar Kejambon, Pasar Pagi dan Pasar Langon.
Khaerul Huda berharap, menyikapi harga beras yang sempat naik masyarakat diminta untuk tetap tenang, kesediaan beras di Kota Tegal relatif aman.
Pengertian semacam operasi pasar untuk jaga stabilitas harga beras khususnya beras medium agar tidak naik.
Ditambahkan, kalau petani sekarang posisi tanam dan tidak ada panen otomatis pasokan dari lapangan berkurang, dan bulog siap mengatasi hal tersebut.
“Kegiatan hari ini merupakan serentak seluruh indonesia dilakukan, supaya tidak ada lagi panic buying, masyarakat kuatir tidak ada stock beras. Masyarakat diharap tenang dan harga bisa stabil,”pinta Khaerul.
(nin/dit)















