Pati – Setelah hilang tiga hari, Kemat, seorang petani kopi warga RT 2 RW 3 Dukuh Pangonan, Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati akhirnya ditemukan. Kakek berusia 62 tahun itu ditemukan Tim Basarnas di jurang Hutan Walikejen desa setempat pada kedalaman 200 meter, Rabu (19/12/2018). Kondisinya sudah tidak bernyawa lagi.
Koordinator Tim Basarnas Wilayah Jepara, Aris Sofingi menyebut, korban ditemukan warga yang turut melakukan pencarian. Menurutnya, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban ditemukan sekitar 3 kilometer dari kebun kopi miliknya.
“Setelah mendapat laporan dari warga, sekitar pukul 10.30 WIB kami langsung menuju TKP dan melaksanakan evakuasi. Korban ditemukan pada kedalaman 200 meter dan didapati luka pada kepala bagian belakang,” terang Aris usai memimpin evakuasi.
Diketahui, Kemat dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Selasa (18/12). Pasalnya, hingga pukul 06.00 WIB Kemat tak kunjung pulang, padahal dirinya berangkat ke kebun kopi miliknya sehari sebelumnya.
Keluarga beserta masyarakat sempat mencari keberadaannya akan tetapi tidak ditemukan. Dalam pencarian tersebut yang ditemukan hanya sepeda motor yang sebelumnya dibawa korban.
Keluarga berinisiatif melapor ke perangkat desa kemudian diteruskan ke Polsek Tlogowungu. Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta anggota lainnya segera melakukan pencarian.
Namun karena situasi dan cuaca di lokasi saat pencarian hujan deras sehingga pencarian dihentikan. Pencarian juga sempat diteruskan malam hari, namun tak menemui hasil.
Senin (17/12) sekitar pukul 14.30 WIB, Kemat berangkat ke kebun kopi miliknya di Hutan Walikejen turut KRPH Pangonan BKPH Regaloh, Perhutani KPH Pati. Kemat berangkat mengendarai sepeda motor dan membawa senapan angin.
Kapolres Pati AKBP Jon Wesley melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Puni Rahayu membenarkan bahwa ada laporan seorang warga diduga hilang di kebun kopi atas nama Kemat. Pencarian langsung dilakukan, namun pada pencarian pertama terkendala cuaca.
“Pencarian segera dilanjutkan kembali hingga kejelasan keberadaan korban diketahui dan ditemukan pada hari ini. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dikebumikan,” pungkasnya.
(ati/dit)
















