80 Warga Grobogan Keracunan Makanan Saat Makan Bareng di Balai Desa

oleh

Grobogan – Sekitar 80 warga Desa Kaliwenang, Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan dilarikan ke Puskesmas Tanggungharjo. Mereka mengalami keracunan setelah menyantap makanan saat mengikuti hajatan di desa pada Minggu (16/12/2018) malam.

Beberapa warga yang tiba-tiba mual dan pusing langsung dievakuasi ke ruang UGD untuk dilakukan tindakan medis. Kondisi itu membuat warga Kaliwenang geger setelah mengetahui puluhan warganya mendadak muntah-muntah dan mengaku pusing.

Salah seorang warga Kaliwenang, Suwati mengaku, dirinya bersama puluhan warga lain mengikuti hajatan desa dan menyantap hidangan yang disediakan panitia. Selang dua jam, ia bersama warga mengaku merasa mual dan pusing.

INFO lain :  Pelabuhan Niaga Kendal Resmi Dibuka

Bahkan warga yang telah sampai di rumah merasakan kejadian yang sama. Sejak malam usai santap bersama, dirinya mengaku sudah delapan kali keluar masuk kamar mandi karena merasa mual.

INFO lain :  Satgas COVID-19 Sekolah Agar Dibentuk

Hingga Senin (17/12/2018) siang, jumlah korban keracunan terus bertambah. Para korban lalu dilarikan ke Puskemas Tanggungharjo agar segera mendapatkan penanganan medis.

Kepala Desa Kaliwenang, Bayu sugiharto menjelaskan, sebanyak 80 warga mengalami keracunan makanan.

“Empat di antaranya harus menjalani rawat inap karena kondisinya sangat lemah,” ujarnya.

Beberapa warga yang kondisinya sudah mulai membaik diperbolehkan pulang oleh dokter dan menjalani rawat jalan. Untuk memastikan bahwa racun telah hilang dari tubuh, warga diwajibkan untuk menjalani kontrol atau pemerksaan ulang di Puskesmas Tanggungharjo.

INFO lain :  Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Blora

Sementara polisi yang mengetahui kasus itu masih menyelidiki. Polisi mengamankan barang bukti makanan sisa hajatan untuk diteliti di laboratorium Polda Jawa Tengah.

(gan/dit)