Pekalongan – Jembatan Kaligenting di Kecamatan Kandangserang,Kabupaten Pekalongan ambrol, Rabu (12/12/2018) sore. Beruntung, saat kejadian, jembatan peninggalan Belanda tersebut, tidak dilintasi warga sehingga tak menimbulkan korban.
Jembatan Kaligenting penghubung Desa Kandangserang dengan Desa Bojongkoneng tersebut sebelumnya diketahui retak di beberapa titik. Jembatan ini, biasa dilalui warga untuk menuju wilayah Kabupaten Pemalang.
Selain faktor umur, jembatan ambrol juga disebabkan karena derasnya air Kali Genteng yang menggerus pondasi jembatan.
Kapolsek Kandangserang, Iptu Agus Supri saat dihubungi mengatakan, jembatan rubuh sekitar pukul 17.15 WIB.
“Selain karena umur, pondasi jembatan tidak kuat saat digerus derasnya aliran sungai, yang mengakibatkan jembatan tersebut putus,” jelasnya.
Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan, Bambang Sudjatmiko, melalui pesawat telpon mengaku pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan langkah-langkah.
“Langkah-langkah yang telah diambil yakni membuat tanda jembatan longsor.Posisi yg longsor pada sisi ruas selatan.Saat ini masih dibuatkan jalan darurat di jembatan baru,” jelasnya.
(pek/dit)















