Boyolali – Seorang bocah 15 tahun ditemukan tewas usai hanyut di sungai. Bocah warga Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali itu hanyut di Kali Pepe masuk Dukuh Menggungan RT 03/RW 03 Sawahan atau timur Jembatan Padokan, Selasa (11/12/2018) sore. Korban bernama Faisal Nur Afriyanto.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban Faisal bersama tiga orang temannya awalnya bermain di sekitar sungai sekitar pukul 14.45 WIB. Keempat sekawan itu lalu memanjat pohon di dekat lokasi dan mencebur diri ke sungai.
Ketika itu, korban Faisal yang tidak bisa berenang hanyut. Arus sungai yang lebih deras dibanding biasanya karena musim hujan, menjadikan tubuh kecilnya terbawa arus air.
Mengetahui hal itu, tiga orang temannya tak bisa berbuat. Mereka menjerit menangis meminta tolong warga.
Warga yang mendengar lalu menari sumber jeritan itu.
“Ketiga teman bergegas mencari pertolongan kepada warga sekitar,”ujar Kapolsek Ngemplak, AKP Subiyanti mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Buntoro.
Warga yang datang lalu berusaha mencari korban dibantu Tim Sar yang dilapori. Pencarian dilakukan dengan menyisir lokasi kejadian dilakukan dibantu aparat polisi dan TNI.
Sekitar pukul 16.00 WIB pencarian korban akhirnya membuahkan hasil.
“Setelah dievakuasi dari sungai korban sempat dibawa ke puskesmas Ngemplak, dari hasil pemeriksaan ini murni kecelakaan dan tidak ada kekerasan,” ujar Subiyanti menambahkan, korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kades Sawahan, Poniman menambahkan, korban langsung dimakamkan di pemakaman Astonoloyo Pandokan malam harinya.
“Makamnya berada di belakang masjid yang tidak jauh dari rumah korban,”imbuhnya.
(ali/dit)
















