67 Napi Teroris dan Narkoba Pindah ke Lapas Nusakambangan

oleh

CilacapNarapidana kasus terorisme dan narkoba di Lembaga Pemasyarakat (LP) Nusakambangan, Cilacap bertambah. Sebanyak 67 orang napi masuk.

Sebelumnya, 20 napi kasus terorisme dan narkoba sudah dipindah dari lapas-lapas se Jawa Timur, Senin (26/11) kemarin. Sebanyak 67 napi itu merupakan pindahan dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

“Mereka dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Ada 67 orang terdiri atas 30 napi kasus narkoba dan 37 napi kasus terorisme,” ungkap Kalapas Batu Hendra Eka Putranto sekaligsu koordinator Lapas se-Nusakambangan, Rabu (28/11/2018).

Dikatakannya, napi tersebut tiba di dermaga Wijayapura dengan diangkut lima buah bus pariwisata. Kedatangan mereka dikawal ketat kepolisian dan Densus 88.

INFO lain :  Akibat Kecelakaan, Calon Haji ini Gagal ke Tanah Suci

Mereka akhirnya diseberangkan menuju Dermaga Sodong di Pulau Nusakambangan untuk kemudian dijebloskan ke dalam sel. Sebanyak 67 napi itu akan menempati sejumlah lapas di Pulau Nusakambangan.

INFO lain :  Pegawai KPP Pratama Temanggung Dites Urine

Sebanyak 30 napi narkoba di Lapas Batu, 10 napi teroris di Lapas Besi dan 27 napi teroris di Lapas Pasir Putih.

“Beberapa di antaranya adalah warga negara asing. Mereka merupakan bandar narkoba yang divonis hukuman seumur hidup hingga hukuman mati,” jelasnya.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Nusakambangan, Jumat (27/7) lalu mengatakan. Lapas Pulau Nusakambangan hanya diperuntukkan bagi napi- napi kasus berat dan berisiko tinggi seperti bandar narkoba dan teroris.

INFO lain :  Tempat Wisata dan Hiburan Malam Tahun Baru Akan Dibubarkan Jika Bandel

Diakuinya, dua lapas dengan “high risk”, pengamanan super maksimum berada di Lapas Batu dan Lapas Pasir Putih.

Kini proses pembangunan Lapas “High Risk” Karanganyar, Pulau Nusakambangan juga dibangun dan direncanakan rampung akhir 2018 ini.edit