Semarang – Wisuda bersama X santri TPQ Tahun 2018 se-Kota Semarang dibuka di Aula Rumah Dinas Walikota Semarang, Minggu (25/11/2018). Pembukan dilakukan Walikota Semarang diwakili Asisten Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Semarang, Ayu Entys Wahyu Lestari.
Dalam Sambutannya, Ayu Entys mengucapkan selamat dan sukes bagi wisudawan yang telah lulus. Pihaknya mengingatkan tujuan utama belajar di TPQ tidak hanya dapat membaca al-quran semata. Tetapi harus dapat memahami dan mengamalkan isi kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Ilmu yang telah didapat selama belajar di TPQ juga harus diimbangi dengan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), karena ilmu tanpa agama, buta dan agama tanpa ilmu, lumpuh,” kata Ayu.
Pemerintah Kota Semarang menyatakan akan terus memperhatikan dan memfasilitasi semua kegiatan TPQ. Serta memperhatikan kesejahteraan para asatidz TPQ agar lebih baik lagi ke depannya.
Ketua Badko TPQ Kota Semarang, Mustafirin, menyampaikan bahwa santri TPQ tidak hanya diajarkan soal ilmu-ilmu ke al quran an.
“Melainkan diajarkan ahlak, kepedulian, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Sementara sebagai wujud kepedulian tersebut, TPQ Kota Semarang menggalang donasi untuk negeri. Pada Termin I berhasil terkumpul bantuan sebesar Rp76 juta.
Para wisudawan TPQ 2018 Se-Kota Semarang.
Dari jumlah itu, Rp50 juta telah diserahkan secara langsung untuk korban gempa Lombok. Sisanya, dalam waktu dekat akan diserahkan ke Palu, ditambah hasil penggalangan bantuan yang akan diselenggarakan pada Termin II.
Bahrul Fawaid, Sekretaris Umum Badko TPQ Kota Semarang menyampaikan bahwa yang mengikuti Ujian Bersama TPQ tahun 2018 sebanyak 1.783 santri.
“Mereka yang lulus, berhak mengikuti wisuda, 1.345 santri,” kata dia. far















