Perempuan Stres Diamankan Usai Dikira Penculik Warga

oleh

Purbalingga – Perempuan stres diamankan warga Desa Rabak, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga karena disangka sebagai penculik.

Petugas Polsek Kalimanah yang mengamankannya, kemudian memastikan bahwa wanita tersebut gila atau memiliki gangguan kejiwaan.

Kapolsek Kalimanah AKP Sulasman menjelaskan, kejadian bermula saat pihaknya mendapat laporan adanya seorang perempuan yang diduga pelaku penculikan. Perempuan itu diamankan warga Desa Rabak karena bertingkah mencurigakan, Sabtu (20/10) malam.

Warga mendapati perempuan tersebut sewaktu sedang berada di musala desa setempat. Saat didekati, perempuan tersebut justru lari. Karena curiga, akhirnya dikejar oleh warga dan kemudian diamankan di rumah salah satu warga.

INFO lain :  Segera Diadili, 2 Eks Bos BRI Cabang Purbalingga Tersangka Korupsi Rp 28 Miliar Tak Ditahan

“Mendapati informasi tersebut, anggota polsek kemudian mendatangi lokasi. Kemudian mengamankan perempuan tersebut dan membawanya ke Polsek Kalimanah, jelas Kapolsek, kemarin.

Saat dimintai keterangan, perempuan tersebut mengaku bernama Mumpuni Retnowati warga Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara. Berbekal informasi tersebut, Polsek Kalimanah kemudian berkoordinasi dengan Polsek Purwonegoro terkait identitasnya.

Usai berkoordinasi dengan Polsek Purwonegoro, pihak keluarga perempuan tersebut diwakili perangkat desanya datang ke Polsek Kalimanah. Mereka datang untuk memastikan kebenaran informasi terkait warganya.

INFO lain :  ODP Wajib Pakai Gelang "COVID" di Pekalongan

Dari keterangan perangkat Desa Purwonegoro Mochamad Syofar yang merupakan Kepala Dusun didampingi Kasi Pelayanan Edi Setiyono, diketahui perempuan tersebut bernama Mumpuni Retnowati (31). Dia tingga di RT 1 RW 1 Desa/Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara.

Menurutnya, Mumpuni adalah warga dengan gangguan kejiwaan. Ia meninggalkan rumah sejak Kamis (18/10) sekitar jam 17.00 WIB. Sebelumnya dia juga pernah kabur dari rumah dan ditemukan di wilayah Kabupaten Kebumen pada bulan September kemarin.

INFO lain :  Positif Flu Burung, 19 Unggas di Kota Tegal Dibakar

Dari keterangan pihak keluarga, diketahui Mumpuni sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak lama. Bahkan sudah pernah dilakukan pengobatan di Rumah Sakit Banyumas. Terakhir berobat sekitar setahun yang lalu namun penyakitnya masih sering kambuh.

Setelah diperiksa, perempuan tersebut diserahterimakan dari pihak Polsek Kalimanah kepada Perangkat Desa Purwonegoro. Kapolsek mengimbau kepada warga agar tidak mudah percaya isu terkait penculikan.

“Kewaspadaan harus tetap dilakukan namun jangan mudah percaya atau ikut menyebar informasi yang belum tentu kebenarannya, kata Kapolsek.edit