Kota Tegal – Pembukaan TMMD Sengkuyung tahap III Tahun 2018 di Kota Tegal dengan tema “TNI Manunggal Rakyat dalam Mewujudkan Desa yang Maju, Sejahtera dan Demokratis” dibuka Walikota Tegal Drs HM Nursholeh. Acara digelar di halaman SDN 04 Mangkukusuman Jalan KH Ahmad Dahlan Kota Tegal, Senin (15/10/2018).
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III dihadiri Kasdim 0712/Tegal, Mayor Inf Akhmad Aziz, Plt Sekda Kota Tegal Drs.Yuswo Waluyo, Kapolsek Tegal Timur Kompol H.Moch.Syahri,SH. Kasi Intel Brigif-4/DR Mayor Inf Jendro, Ka Akun Lanal Tegal Kapten Laut (P) Yoseph Mariyanto, Dansubdenpom IV/1-3 Tegal Kapten Cpm Hariyanto, Dankima 407/PK Kapten Inf Dwi Darmasto. Kasi Intel Kajari Winpi Wohon,SH, Hakim PN Kota Tegal Elsa SH, Danton Ki-A Zipur-4/Slawi Lettu Czi Karyono, Danramil Kota Jajaran Kodim 0712/Tegal, Kapolsek Kota Jajaran Polresta Tegal, Organisasi Dharma Wanita, Camat dan Lurah.
Perwira Pelaksana TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2018 oleh Danramil 02/Tegal Timur Kapten Inf M. Krisnawan melaporkan. Adanya saluran air yang belum permanen, jalan yang belum di paving serta terbatasnya Swadaya Masyarakat.
Untuk sasaran fisik mencakup Pemasangan U-Ditch Panjang 1,20 M, Lebar 0,40 M, Tinggi 0,40 M dan Paving ukuran panjang 94 M, Lebar 0,80 M, Pemasangan U-Ditch Panjang 1,20 M, Lebar 0,40 M, Tinggi 0,40 M dan Pengecoran Plat Beton1 ukuran Panjang 85 M, Lebar 1 M, Tinggi 0,12 M.
Untuk sasaran non fisik yaitu tentang penyuluhan TMMD, Penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, penyuluhan Kenakalan Remaja.
Pelaksanaan TMMD dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 15 Oktober hingga 13 Nopember 2018.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam amanatnya yang dibacakan oleh Inspektur Upacara WaliKota Tegal Drs HM Nursholeh, M.MPd mengatakan. Melalui TMMD, bersama kita merawat gotong royong, memacu kreatifitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa.
“Gotong royong sebagai saripati nilai-nilai ke-Indonesiaan dan esensi kultur ketimuran dapat terus terjaga dengan baik dan disitulah inti dari kekuatan bangsa dalam menjaga persatuan pada kebhinekaan,” katanya.
TMMD telah hadir meneguhkan semangat kebersamaan, dan menyajikan karya nyata yang bermaslahat. TMMD menjadi salah satu cara mendukung penurunan kemiskinan di Jateng.nin/edit















