Purworejo – Aksi begal sadis yang marak terjadi di Kota Tegal akhir-akhir menjadikan aparat kepolisian semakin sibu mengejar. Pasalnya pelaku diketahui tega membunuh korbannya. atas kasus itu, Polda Jateng menerjunkan tim khusus.
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengungkapkan, atas ada kasus kriminal yang menonjol di wilayah, tim khusus dari polda langsung diturunkan.
“Sementara yang baru bisa terungkap kasus yang di minimarket Indomaret dan Alfamart. Kami juga sudah instruksikan kepada seluruh kapolres agar koordinasi dengan bupati untuk perizinan itu bisa mempersyaratkan CCTV di setiap pintu karena itu sangat membantu,” ungkap dia disela Apel 3 Pilar di Pendopo Bupati Purworejo, Rabu (3/10).
Tidak hanya tim dari Polda Jateng, seluruh anggota polres juga dikerahkan untuk mengungkap kasus ini. Bupati juga diimbau untuk ikut berpatisipasi menjaga keamanan dengan menentukan perizinan pendirian minimarket yang juga menjadi sasaran begal, agar wajib dipasangi CCTV.
Kasus pembegalan terakhir terjadi pada Senin (1/10) siang dan menyebabkan seorang perempuan karyawan SPBU yang terluka karena sabetan parang. Peristiwa terjadi di pertigaan lampu merah Pasar Anyar Jalan Martoloyo Kota Tegal saat motor korban berhenti karena lampu merah.
Para pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang Rp 10 juta dan sebuah ponsel.
Sedangkan aksi kawanan begal sebelumnya menewaskan seorang pria yang mencoba menghadang pelaku terjadi pada Sabtu (29/9) malam.
Korban tewas atas nama Ilyas Mustofa (58) warga Jalan Cucut Nomor 23 RT 04 RW 08 Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal. Sedangkan pelaku berhasil membawa kabur tas berisi uang Rp 1 juta milik Jap Han Doko (45).edit
















