Jokowi Temukan Bocah Terapung di Kolam Renang

oleh

Sragen – Seorang bocah ditemukan tewas terapung di sebuah kolam renang dan mengegerkan warga Kecamatan Gondang Kabupaten Sragen.

Abdur Rohmad bocah berusia 12 tahun, warga Dukuh Dawung Desa Plosorejo Kecamatan Gondang Sragen korban tewas.

Korban ditemukan terapung oleh seorang temannya, bernama Jokowi. Saat berenang bersama, Jokowi melihat korban Abdur sudah terapung di kolam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban selama ini diketahui sering pingsan setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit. Korban sendiri diduga tewas akibat tenggelam saat pingsan.

INFO lain :  Bengkel mobil di Sragen Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

“Peristiwa terjadi di kolam renang Tirta Ainun di Dukuh Gegersapi Desa Glonggong Kecamatan Gondang Sragen, Senin (1/10),” ungkap Kapolsek Gondang Polres Sragen AKP Suhardi, Selasa (2/10).

Dijelaskannya, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Joko Widodo (11). Saat mereka bersama sama berenang di kolam renang , kedua bocah ini sama sama masuk ke kolam renang.

Namun selang tiga puluh menit kemudian, Joko widodo mengetahui koban Abdur rohmad sudah dalam keadaan terapung dengan posisi tengkurap.

INFO lain :  Stresnya Kumat, Warga Ngrombo Tangen Sragen Rusak Mobil

Atas kondisi itu, sontak Joko Widodo langsung berteriak meminta tolong. Yang kemudian menjadikan penjaga kolam bernama Agung Prastowo datang dan mengangkat korban ke atas. Saat diangkat, kondisi Abdur Rohmad saat diangkat sudah tak sadarkan diri.

“Saat diangkat dari dalam kolam, kondisi Joko Widodo sudah tak sadarkan diri. Iapun kemudian di bawa ke poliklinik Margo Husodo Dukuh Padas untuk di periksa. Namun sesampai di klinik, dokter jaga klinik menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Sehingga warga kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolsek, “ terang AKP Suhardi.

INFO lain :  Kebakaran di Solo, Kakek Nenek Selamat Usai Tokonya Ludes Terbakar

Sementara saat dilakukan pengecekan terhadap tubuh korban bersama tim Inafis Polres Sragen, diketahui tubuh korban tidak di temukan tanda kekerasan.

Dari laporan pengecekan inipun, pihak keluarga korban sudah menerima bahwa kejadian ini merupakan musibah, dan tidak ingin jasad anaknya di lakukan otopsi.

“Jenazah Abdur Rohma sudah kita serahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan, “ pungkas Kapolsek.edit