Tegal – Seorang warga Kota Tegal tewas dibacok golok kawanan perampok saat berupaya menolong sepasang suami isteri korban perampokan. Korban tewas di rumah sakit dengan luka bacok di sejumlah bagian tubuhnya.
Nasib naas itu menimpa, Ilyas Mustofa, warga Jalan Cucut, Kota Tegal. Korban yang hendak menolong korban perampokan, justru nyawanya tidak tertolong akibat mengalami luka bacok.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa bermula saat sepasang suami-istri menjadi korban perampokan di depan rumahnya. Keduanya hendak keluar dari mobil menuju ke rumahnya di Jalan Asem Tiga, Kelurahan Keraton, Kota Tegal, Sabtu (29/9) malam.
Handoko dan Eva, korban perampokan yang hendak masuk ke dalam rumahnya itu dihadang empat kawanan perampok bersenjatakan golok. Pelaku berusaha merampas tas korban Eva, sementara salah satu perampok menodongkan golok di tangannya.
Korban Eva yang menangis dan berteriak meminta tolong membuat warga, salah satunya korban Ilyas menghampiri. Dia yang berada di rumah langsung keluar dan berusaha menolong korban. Ilyas berusaha menarik tas dari tangan salah satu perampok.
Nahas, bukannya tas berhasil diambil, Ilyas justeru harus terkena bacokan. Ilyas terkapar dengan luka di bagian leher, bahu dan perutnya. Melihat Ilyas terkapar, kawanan perampok langsung kabur membawa tas korban berisi uang Rp 1 juta dan sebuah handphone.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Kardinah, Kota Tegal. Namun, akibat luka yang dideritanya cukup parah, nyawanya tak tertolong,
Atas peristiwa itu, petugas Satuan Reskrim Polresta Tegal hingga kini masih menyelidiki dan melakukan pengejaran terhadap kawanan perampok.edit
















