Peradi Semarang Gelar Seminar Kepabeanan dan MoU dengan USM serta Prodia

oleh

Semarang – DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Semarang bersama Universitas Semarang (USM) menggelar seminar tentang hukum kepabeanan dalam praktek. Nunung Nuhardi, Ketua Panitia Seminar mengatakan, tema kepabean dipilih kareba potensi konflik hukum yang besar.
“Tidak semua advokat juga paham tentang kepabeanan. Melihat pasar juga dari dalam dan luar negeri yang makin tinggi, serta potensi konflik hukum yang besar. Sehingga dibutuhkan profesional hukum. Peradi menilai wajib memetakan dan mendalami serta sharing pengetahuan dengan mendatangkan pakarnya,” kata Nunung yang juga Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPC Peradi Semarang itu, Minggu (30/9/2018).

INFO lain :  Putra SBY Temui Ganjar. Usai Basa-Basi, Lakukan Pertemuan Tertutup

Seminar digelar di kampus V lantai 6 Kampus USM dengan menghadirkan Dr Eddhi Sutarto, pensiunan bea cukai, dosen sekaligus advokat serta Dr Anis Masdurohatun, Ketua Progdi Ilmu Hukum Unissula, Sabtu (29/9/2018). Sebagai peserta, advokat, pengusaha, notaris, mahasiswa dan umum.

Selain seminar, kerjasama juga digelar antara Peradi dengan USM dan Laboratorium Klinik Prodia Semarang.

INFO lain :  Napi Tewas Usai Bentrok di LP Kedungpane Semarang

“MoU dengan USM dilakukan Agustus lalu tentang penelitian dan pengembangan masyarakat. USM juga memberi fasilitas studi S2 khusus hukun bagi anggota Peradi di tujuh wilayah Semarang dengan potongan 10 persen. Peradi juga akan memberikan bantuan hukum gratis lewat PBH (Pusat Bantuan Hukum) USM kepada masyarakat tak mampu. Kami harap akhir tahun sudah berjalan. Ketika USM menggelar penyuluhan hukum, kami juga ikut turun,” kata Nunung mewakili Ketua DPC Peradi Semarang, M Reza Kurniawan.

INFO lain :  Warga Pekalongan Rayakan Hari Kartini dengan Makan Nasi Megono Bersama

Peradi dan USM sendiri saat ini juga masih bekerjasama dalam penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Sementara, kerjasama dengan Prodia dilakukan tentang fasilitasi pemeriksaan kesehatan.

“Kerjasama soal penyuluhan kesehatan. Kami mendapat potongan 15 persen di tiga cabang Prodia Semarang,” imbuh Nunung.far