Dua Pencuri Motor di Magelang Ditangkap saat di Warung

oleh

Magelang – Dua orang terdyga pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) berhasil ditangkap aparat Polsek Ngablak Polres Magelang saat nongkrong di warung.

Keduanya diamankan dan ditetapkansebagai tersangka penncuri kendaraan bermotor.

“WS, 28, tani warga Senden , Kecamatan Selo Boyolali dan SR, 21, Banyusidi, Pakis, Magelang, ditangkap petugas di sebuah warung kopi di daearah Samirono wilayah Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang, Jumat ( 17/8 ), sekitar pukul 19.00 WIB,” ungkap Kapolsek Ngablak AKP Sri Hasta Biorowati, Sabtu, (18/8/2018).

INFO lain :  Pasangan Mesum Digerebek di Tempat Prostitusi di Cilacap

Keduanya ditangkap berdasarkan informasi dari warga masyarakat yang mengetahui keberadaan kendaraan korban yang telah dilaporkan hilang. Petugas lalu mendatangi lokasi sebagaimana informasi, dan menemukan sepeda motor jenis Megra Pro hasil curian di lokasi.

“Pelaku langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Ngablak,” lanjutnya.

Dari hasil pemeriksaan petugas keduanya WS dan SR mengakui semua perbuatanya. Dari penangkapannya, petugas melakukan pengembangan dan diketahui keduanya telah melakukan curanmor di 4 (empat ) tempat di wilayah Kecamatan Pakis dan 1 tempat di daerah Boyolali.

INFO lain :  Ramadhan, Polres Pekalongan Santuni Yatim Piatu

Keduanya kini telah diamankan di Polsek Ngablak bersama barang bukti berupa satu unit motor Honda Megapro dengan plat nomor AD 3985 UD di bagian depan, warna hitam ORANGE, nomor rangka MH1KC121X7K039960, nomor mesin KC12E10470205. Keduanya diancam dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

INFO lain :  Gara-gara Digigit Lebah, Santri Tewas Kejebur Sumur

Sementara dijelaskannya, kronologi pencurian terjadi Sabtu ,14 Agustus 2018 di tempat parkir saat ada tontonan , di Dusun Londosewu, Desa Tejosari, Ngablak Magelang. Korban pemilik motot, Tafrihan 23, tani, warga Dusun Klabaran RT 02 RW 02 Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang memarkir dan meninggalkan motor di TKP.

“Saat akan pulang mau mengambil motor sudah tidak ada di tempat,” terang Tafrihan.edit