Pati – Peringatan bagi warga atau petani untuk tidak begitu saja memasang rangkaian kabel beraliran listrik di pemantang sawahnya dengan maksud mengusir tikus.
Alih-alih menjebak tikus, kondisi itu justeru membahayakan bagi orang.
Sebagaimana terjadi, seorang warga ditemukan tewas tergelerak di persawahan diduga akibat kesetrum usai menyentuh kabel rangkain pengusir tikus yang dipasang seorang petani. Peristiwa itu terjadi di persawahan turut Desa Sokokulon Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, Minggu (12/08/2018).
Atas kejadian itu, Polsek Margorejo langsung melakukan olah TKP penemuan mayat diduga meninggal dunia karena tersengat aliran listrik. Hingga kini kasus itu juga masih dalam penyelidikan petugas.
Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Margorejo AKP Harry Marcell mengungkapkan, korban bernama Sito umur 53 tahun.
“Jenis kelamin laki-laki, seorang petani, warga Desa Ngawen Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati,” ungkap dia, Senin (13/8/2018).
Diungkapkannya, kronologis kejadian bermula sekira pukul 21.00 WIB saat seorang petani bernama, Naim pergi ke sawah. Naim ingin mengecek sawah tanaman padinya yang dikelilingi kawat aliran listrik dari PLN untuk mengusir hama tikus.
Sesampai di sawah lampu kontrol dalam keadaan padam. Kemudian dia menglilingi sawah ternyata di pematang sawah mendapati seorang laki-laki dalam keadaan terlentang tidak bergerak.
“Setelah itu Naim menghubungi Sutarno, kemudian Sutarno menghubungi Polsek Margorejo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjutnya.
Mendapatkan laporan dari warga, piket SPK dan piket unit Reskrim Polsek Margorejo mendatangi TKP serta melakukan olah TKP dan korban sudah meninggal dunia.
Dari hasil Pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda trauma atau tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematian diduga karena tersengat aliran listrik. Dugaan meninggal sekitar 1 jam sebelum di temukan.
“Diduga korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik PLN dari kawat yang dipakai pemilik sawah untuk mengusir hama tikus,” pungkasnya.edit
















