“Dirjen bukan komisaris utama yang menyerahkan semuanya ke bawahan,” ujarnya.
Selain penghematan seperti itu, Susi Pudjiastuti juga melakukan pengurangan pegawai yang usianya di atas 50 tahun ke atas yang dinilai tidak efektif lagi. Sebagai gantinya ia memasukkan kalangan profesional muda dengan prestasi mentereng agar pegawai negeri tidak kalah dengan pegawai perusahaan swasta.
Konsep pengurangan pegawai itu dilakukan Susi setelah menemukan fakta bahwa 30 persen pegawai KKP tidak memahami komputerisasi saat awal Susi menjabat.(edit)
Sumber Tempo.co
















